Angka PHI, Proporsi Agung November 3, 2007
Posted by ranystarry in Inside my mind.trackback
1,618 (angka PHI) ini adalah angka yang sangat penting dalam seni. PHI diperoleh dari deret Fibonacci (–sebuah deret yang terkenal bukan hanya karena jumlah dari angka yang berdekatan sama dengan angka setelahnya, tetapi juga karena hasil bagi dari angka-angka yang berdekatan memiliki sifat yang mengagumkan mendekati angka 1,618 –PHI!).
Terlepas dari asal muasal matematis PHI yang tampak mistis, tumbuhan, hewan, dan bahkan manusia, semua memiliki sifat dimensional yang melekat dengan kualitas keakuratan pada rasio PHI banding 1.
Para ilmuwan terdahulu menyebarluaskan satu-koma-enam-satu-delapan sebagai Proporsi Agung.
Pernahkah Anda belajar hubungan antara betina dan jantan dalam komunitas lebah madu? Tentunya lebah betina selalu berjumlah lebih banyak daripada lebah jantan. Dan tahukah Anda jika Anda membagi jumlah lebah betina dengan jumlah lebah jantan di setiap sarang lebah di dunia ini, Anda akan mendapatkan hasil yang sama, yaitu PHI. Bahkan bunga cemara berspiral, susunan daun pada tumpukan tumbuhan, segmentasi serangga, semuanya memperlihatkan kepatuhan yang mengagumkan pada Proporsi Agung.
Tak seorang pun mengerti lebih baik daripada Da Vinci tentang struktur agung dalam tubuh manusia. Da Vinci bahkan menggali mayat manusia (bukannya kanibal kayak Sumanto lho-red) untuk mengukur proporsi struktur tulang manusia yang tepat. Dialah orang pertama yang memperlihatkan bahwa tubuh manusia betul-betul terbuat dari balok-balok bangunan yang rasio proposionalnya selalu sama dengan PHI.
Cobalah. Ukur jarak dari puncak kepala Anda ke lantai. Kemudian bagi dengan jarak dari pusar ke lantai. Terka, angka berapa yang Anda dapat? Ya, PHI. Satu-koma-enam-satu-delapan. Mau contoh lain? Ukur jarak dari bahu Anda ke ujung jari Anda, kemudian bagi dengan jarak dari siku Anda ke ujung jari Anda. PHI lagi. Yang lain? Paha ke lantai dibagi dengan lutut ke lantai. PHI lagi. Ruas jari. Jemari kaki. Divisi tulang belakang. PHI. PHI. PHI. Ya, masing-masing Anda merupakan penghormatan berjalan terhadap Proporsi Agung.
Artikel di atas aku peroleh waktu aku lagi baca bukunya Dan Brown: The Da Vinci Code. Kesan pertama, waw angka yang sangat menakjubkan! Waktu aku iseng-iseng lihat di Al Qur’an surat ke 16 ayat ke 18, terjemahannya begini: “Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyanyang.” Subhanallah..bahkan di Al Qur’an pun angka satu-enam-satu-delapan isi ayatnya tentang hal menghitung, sama dengan artikel yang kita baca tadi, proporsi yang didapat dengan cara menghitung (-aku nggak tau ini perasaanku aja atau memang ada kertekaitannya^^). Kesimpulan lainnya adalah..ternyata disini matematika sangat berperan, bahkan dalam biologi sekalipun! Tapi di matematika biologi bisa dikatakan tidak berperan (-hikz, maap2, bukannya mendiskreditkan, tapi memang kenyataannya begitu).
Jika matematika tidak ada, maka fisika akan tertunda tepat satu minggu ^_^.. apalagi computer.. apalagi astronomi.. apalagi kimia.. hehehe.

Betul, dan angka ini disebut juga Golden Number.
Jika anda tertarik untuk mengetahuinya lebih lengkap lagi.., ini aku ada linknya
(http://www.goldennumber.net)
thanks for your information!
Aku taunya itu baru setelah baca Da Vinci Code…….
Unik juga…..
Kayak angka 19 dalam Al-Qur’an
oalah ngono tho……
apikE blogmu…..
aku juga baru tau waktu baca DaVinci Code..
Subhanallah ya… bisa sampai seperti itu…
sungguh kuasa Allah..
[...] Angka PHI, Proporsi Agung [...]