What work means to you? November 29, 2007
Posted by ranystarry in Inside my mind.3 comments
Although I still have no job (student college), I try to think about ‘what work means to us’.
Parameters:
- high salary
- job security
- interesting work
- pleasant working environment
- good relationship with colleagues and superiors
- opportunities for promotion and career development
- enough holidays and free time
- short journey to work
Well, for me, work is the way to express my interest and get pleasant from it. It’s the way to ensure financial security for my self and my family respectively. It means that my priority:
1st: interesting work
2nd: pleasant working environment
3rd: high salary
How about you? I just wanna know your opinion. Please choose 3 priority from the parameters above!
Five Simple RuLes 2 Be HaPPy November 22, 2007
Posted by ranystarry in Inside my mind.1 comment so far
What is it?
1. Free your heart from hated
2. Free your mind from worries
3. Live simply
4. Give more
5. Expect less
No one can go back and make a brand new start.
Anyone can start from now and make a brand new ending.
When you feel down because you didn’t get what you want,
just sit tight and be happy,
because God is thinking of sth better to give you.
When sth happens to you, good or bad, consider what it means..
There’s a purpose to life’s events,
to teach you how to laugh more or not to cry too hard.
Konjektur Goldbach November 21, 2007
Posted by ranystarry in Inside my mind.6 comments
After searching at wikipedia I find this article, very interesting!
Konjenktur Goldbach adalah salah satu persoalan yang belum terpecahkan dalam teori angka dan bahkan dalam matematika secara keseluruhan.
Konjektur Goldbach berbunyi:
Setiap bilangan bulat genap yang lebih besar dari 2 dapat ditulis sebagai jumlah dari dua bilangan prima.
Contoh:
4 = 2 + 2
6 = 3 + 3
8 = 3 + 5
10 = 3 + 7 = 5 + 5
12 = 5 + 7
14 = 3 + 11 = 7 + 7
dst.
Konjektur Goldbach pertama kali disebut oleh Christian Goldbach dalam suratnya kepada Euler pada tahun 1742. Dalam suratnya, Goldbach melaporkan bahwa bilangan genap lebih dari atau sama dengan 4 bisa ditulis sebagai hasil penjumlahan dua buah bilangan prima, akan tetapi dia tidak berhasil membuktikan kebenaran daripada konjekturnya tersebut.
Konjenktur ini masih belum dapat dibuktikan sampai sekarang. Jadi ini kesempatan buwat kita, eh maksudku kamu untuk membuktikannya^^! Let’s proof that! Siapa tahu kamu bakal jadi tokoh terkenal nantinya, dan dikenang jasanya di dunia mathematics. Kan asyik tuh.. ;p
Sentripetal vs Sentrifugal November 14, 2007
Posted by ranystarry in Uncategorized.3 comments
Pernah dengar tentang gaya sentripetal? Gaya sentrifugal? Ya, kedua gaya tersebut kita jumpai di pelajaran fisika. Dulu aku abstrak banget sama tu gaya. Boro-boro mengenal lebih jauh, hukum I, II Newton aja radonk blas! Hehe.. itu sedikit tentang masa laluku, payah banget ya? Tapi alhamdulillah sekarang udah mending lho! Sudah bisa ngerjain soal-soal hukum Newton II, horee ^_^, he..
Dulu waktu SMA aku punya temen, namanya Mitsalina Nisrinawati, dia ikut olimpiade fisika sampai nasional gitu deh. Nah dia cerita tentang konsep gaya-gaya tersebut sama aku.
Sebenarnya konsep antara gaya sentripetal dengan gaya sentrifugal itu sangat abstrak. Kita tinjau saja pada benda yang diikat dengan tali, kemudian diputar dalam arah horizontal membentuk gerak melingkar beraturan (GMB). Nah, bayangkan saja jika kita memandang benda dari pusat putaran (–istilahnya dari dalam sistem), maka kita akan melihat bahwa benda cenderung bergerak ingin keluar dari sistem. Dalam hal ini seolah-olah gaya yang bekerja pada benda adalah -gaya sentrifugal-, yaitu gaya yang arahnya menuju ke luar lingkaran.
Sebaliknya, jika kita memandang benda tersebut dari luar sistem, maka kita akan melihat bahwa benda cenderung bergerak ingin menuju ke pusat sistem. Dalam hal ini seolah-olah gaya yang bekerja pada benda adalah -gaya sentripetal-, yaitu gaya yang arahnya menuju ke pusat lingkaran. Nah bingung juga kan, mungkin sebenarnya gaya sentripetal dan gaya sentrifugal itu tidak ada di alam ini. Keberadaannya hanya untuk memudahkan kita dalam mempelajari gerak dalam fisika. Bagaimana menurutmu? Ayo2, kasih pendapat!
Ternyata banyak misteri di balik fisika ya?! =)
Angka PHI, Proporsi Agung November 3, 2007
Posted by ranystarry in Inside my mind.6 comments
1,618 (angka PHI) ini adalah angka yang sangat penting dalam seni. PHI diperoleh dari deret Fibonacci (–sebuah deret yang terkenal bukan hanya karena jumlah dari angka yang berdekatan sama dengan angka setelahnya, tetapi juga karena hasil bagi dari angka-angka yang berdekatan memiliki sifat yang mengagumkan mendekati angka 1,618 –PHI!).
Terlepas dari asal muasal matematis PHI yang tampak mistis, tumbuhan, hewan, dan bahkan manusia, semua memiliki sifat dimensional yang melekat dengan kualitas keakuratan pada rasio PHI banding 1.
Para ilmuwan terdahulu menyebarluaskan satu-koma-enam-satu-delapan sebagai Proporsi Agung.
Pernahkah Anda belajar hubungan antara betina dan jantan dalam komunitas lebah madu? Tentunya lebah betina selalu berjumlah lebih banyak daripada lebah jantan. Dan tahukah Anda jika Anda membagi jumlah lebah betina dengan jumlah lebah jantan di setiap sarang lebah di dunia ini, Anda akan mendapatkan hasil yang sama, yaitu PHI. Bahkan bunga cemara berspiral, susunan daun pada tumpukan tumbuhan, segmentasi serangga, semuanya memperlihatkan kepatuhan yang mengagumkan pada Proporsi Agung.
Tak seorang pun mengerti lebih baik daripada Da Vinci tentang struktur agung dalam tubuh manusia. Da Vinci bahkan menggali mayat manusia (bukannya kanibal kayak Sumanto lho-red) untuk mengukur proporsi struktur tulang manusia yang tepat. Dialah orang pertama yang memperlihatkan bahwa tubuh manusia betul-betul terbuat dari balok-balok bangunan yang rasio proposionalnya selalu sama dengan PHI.
Cobalah. Ukur jarak dari puncak kepala Anda ke lantai. Kemudian bagi dengan jarak dari pusar ke lantai. Terka, angka berapa yang Anda dapat? Ya, PHI. Satu-koma-enam-satu-delapan. Mau contoh lain? Ukur jarak dari bahu Anda ke ujung jari Anda, kemudian bagi dengan jarak dari siku Anda ke ujung jari Anda. PHI lagi. Yang lain? Paha ke lantai dibagi dengan lutut ke lantai. PHI lagi. Ruas jari. Jemari kaki. Divisi tulang belakang. PHI. PHI. PHI. Ya, masing-masing Anda merupakan penghormatan berjalan terhadap Proporsi Agung.
Artikel di atas aku peroleh waktu aku lagi baca bukunya Dan Brown: The Da Vinci Code. Kesan pertama, waw angka yang sangat menakjubkan! Waktu aku iseng-iseng lihat di Al Qur’an surat ke 16 ayat ke 18, terjemahannya begini: “Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyanyang.” Subhanallah..bahkan di Al Qur’an pun angka satu-enam-satu-delapan isi ayatnya tentang hal menghitung, sama dengan artikel yang kita baca tadi, proporsi yang didapat dengan cara menghitung (-aku nggak tau ini perasaanku aja atau memang ada kertekaitannya^^). Kesimpulan lainnya adalah..ternyata disini matematika sangat berperan, bahkan dalam biologi sekalipun! Tapi di matematika biologi bisa dikatakan tidak berperan (-hikz, maap2, bukannya mendiskreditkan, tapi memang kenyataannya begitu).
Jika matematika tidak ada, maka fisika akan tertunda tepat satu minggu ^_^.. apalagi computer.. apalagi astronomi.. apalagi kimia.. hehehe.
